Kegiatan menyalin sebuah isi konten situs dapat dikatakan sudah jamak dilakukan di era internet saat ini. Hanya saja, belum semua orang sadar untuk menyantumkan sumber dari laman yang disalin.
Kegiatan ini jelas dipandang sebagai sebuah bentuk plagiarisme. Untuk itu, beberapa situs seperti blog, menyertakan alat khusus yang dapat mencegah konten sebuah tulisan disalin.
Kegiatan ini jelas dipandang sebagai sebuah bentuk plagiarisme. Untuk itu, beberapa situs seperti blog, menyertakan alat khusus yang dapat mencegah konten sebuah tulisan disalin.
Namun, dalam beberapa kesempatan, kemampuan menyalin sebuah isi konten jelas dibutuhkan. Oleh karena itu, disini saya akan memberikan beberapa cara yang dapat digunakan beberapa peramban untuk menyalin isi konten terproteksi atau terkunci.
Hanya saja, perlu diingat bahwa cara ini harus dilakukan secara bertanggung jawab. Jadi, pengguna tidak diperkenankan untuk menyalin sebuah konten tanpa upaya untuk menghargai penulis konten.
Berikut ini adalah cara menyalin konten dari situs terproteksi di 3 (tiga) peramban:
Google Chrome
1. Buka Settings, Lalu pilih Privacy Settings
2. Setelah itu pilih Content Settings
3. Setelah terbuka, cari pilihan JavaScript dan pilih 'Do not allow any site to run JavaScript'.
Atau juga bisa menggunakan cara ke-2
Mozilla Firefox
1. Dalam seri Firefox terbaru yakni 31 ke atas, pengguna cukup mengetik 'about:config' di kolom addressbar.
2. Setelah itu lanjutkan dengan memilih 'I'll be carefull. I Promise'.
3. Lalu, pada kolom pencarian cari 'Javascript.enabled'.
4. Dan, pengguna tinggal meng-klik dua kali untuk menonaktifkan Javascript.
Cara Ke-2
Internet Explorer
1. Klik Tools, lalu pilih Internet Option
2. Pilih Security dan klik Custom level
3. Setelah muncul tampilan Security Settings, cari dan pilih Scripting
4. Klik disable pada Active Scripting, allow pada Paste Operations via Scripting dan Scripting of Java Applets. Setelah itu pilih Yes dan OK.
1. Buka Settings, Lalu pilih Privacy Settings
2. Setelah itu pilih Content Settings
3. Setelah terbuka, cari pilihan JavaScript dan pilih 'Do not allow any site to run JavaScript'.
Atau juga bisa menggunakan cara ke-2
Google Chrome
1. Klik Option Google Chrome (titik 3 vertikal di
pojok kanan atas)
2. Pilih More Tools > Extension
3. Skrol sampai paling bawah, klik Get More Etensions
(Dapatkan Ekstensi Lainnya)
4. Cari Allow Copy. Selanjutnya klik tombol Add to
Chrome
1. Dalam seri Firefox terbaru yakni 31 ke atas, pengguna cukup mengetik 'about:config' di kolom addressbar.
2. Setelah itu lanjutkan dengan memilih 'I'll be carefull. I Promise'.
3. Lalu, pada kolom pencarian cari 'Javascript.enabled'.
4. Dan, pengguna tinggal meng-klik dua kali untuk menonaktifkan Javascript.
Cara Ke-2
Mozilla Firefox
Untuk di Firefox metodanya gak jauh berbeda dengan di
Chrome. Hanya beda penyebutan nama saja. Di Chrome disebut Ekstensi, di Firefox
di sebut Plugin atau Pengaya.
1. Klik opsi Firefox (bar 3 baris di pojok kanan atas)
> Plugin (Pengaya)
2. Skrol sampai bawah, klik Lihat Lebih Banyak Pengaya
3. Cari “Enable Right Click & Copy”
4. Selanjutnya klik Tambahkan ke Firefox. Selesai
Internet Explorer
1. Klik Tools, lalu pilih Internet Option
2. Pilih Security dan klik Custom level
3. Setelah muncul tampilan Security Settings, cari dan pilih Scripting
4. Klik disable pada Active Scripting, allow pada Paste Operations via Scripting dan Scripting of Java Applets. Setelah itu pilih Yes dan OK.
Daftar pustaka :




